My Baby Is Not A Baby Anymore

Sudah lumayan lama tidak update perkembangan my baby, yang sekarang sudah tidak baby lagi. Sudah masuk SD dan sudah terlihat seperti anak gadis. Masih senang bernyanyi, senang menari dan kegemaraannya main game sudah seperti anak-anak zaman sekarang, note to myself harus dibatasi karena sekarang dunia penuh orang jahat. 

Anakku yang dulu sempat dikhawatirkan oleh banyak orang kalau dia tidak bisa berkembang normal seperti anak lainnya karena karakternya yang pemalu dan suaranya pelan di depan orang yang baru ia temui, tapi dapat membuktikan dirinya ke semua bahwa anggapan itu salah. Mamanya tidak perlu terlalu memperjuangkan atau membelanya, karena aku yakin anakku bisa menunjukkan pribadinya yag sebenarnya.

Gurunya mengatakan bahwa dia tidak bisa memahami perintah, guru konseling di sekolah juga mengatakan dia di bawah rata-rata dan susah mengikuti pelajaran. Mamanya tidak terima, tentu. Tapi tidak mau pakai emosi, aku hanya perlu mengatakan kepada mereka, sabar dan usahakan pendekatan lebih personal, karena anak ini bisa hanya saja lebih lama terbukanya dengan orang-orang yang baru dikenalnya. Aku hanya katakan kepada mereka, beri saya waktu seminggu untuk membuktikan bahwa anak saya bisa. 

Alhamdulillah, tidak sampai seminggu, karena kenyataan bahwa anak saya dikatakan tidak bisa pada musim ulangan, dia membuktikan bahwa dirinya bisa. Mamanya hanya perlu meyakinkan dirinya bahwa dirinya bisa dan mampu untuk menunjukkan ke orang lain. Alhamdulillah terlihat dari hasil ulangannya yang semuanya di atas 90, dan bahkan hafalan bahasa Arabnya dia termasuk yang lulus di antara banyak teman sekelasnya yang harus mengulang lagi. Ternyata anak aku bisa. Suaranya ada. Otaknya pun encer tidak di bawah rata-rata. Jadi jangan pernah percaya perkataan orang lain atau tes-tes yang tidak ditujukan pada anak yang memang hanya butuh kepercayaan diri dari otang tuanya dan dirinya sendiri. Percayalah pada anakmu sendiri. 

Komentar

Postingan Populer